Anime yang dirilis sekitar tahun 2007 ini mengisahkan koloni bernama Macross Frontier yang berusaha menemukan dunia baru. Mengambil setting tahun 2055, teknologi pada saat itu telah berkembang jauh daripada yang digambarkan pada saat Macross (original). Maka tidak heran koloni di Macross digambarkan berukuran “luar biasa.” Manusia juga telah mampu melakukan “fold transport”(semacam warp) sehingga memudahkan transportasi antar planet sistem.
Namun dalam usaha penemuan dunia baru ini mereka diganggu oleh sebuah alien misterius yang diberi kode nama Vajra. Alien ini memiliki wujud seperti serangga...jadi serasa melihat Starship Trooper. Hanya saja minim percikan darah. Tujuan alien ini pada awalnya masih belum jelas. Tapi setelah cerita berjalan, ternyata ada konspirasi besar dibelakang semua itu.
Itulah sekelumit kisah yang diusung Macross Frontier. Kisah Macross juga mempertahankan resepnya, yaitu kisah cinta segitiga dan nyanyain. Menonton Macross Frontier serasa melihat Macross(original) dengan rasa berbeda. Saya telah menonton Macross Zero dan OVA tersebut masih kurang greget bagi saya meski CG grafiknya benar-benar “wah.” Namun untuk Macross Frontier, anime ini benar-benar membuat saya merasa menjadi anak kecil lagi. Masa-masa saat Macross (original) pertama kali tayang di I*do***r. Pertempuran yang penuh dengan “bang”, misil, machine gun. Pokoknya pada saat pertempuran, saya benar-benar terpesona.
Penggunaan CG dalam adegan pertempuran membuat saya makin terheran-heran. Anime ini dibuat dengan dana berapa sih? Sebab CG yang ditampilkan meski masih kalah halus dengan Macross Zero, tapi efek-efek dan jumlahnya benar-benar dahsyat. Mungkin ini untuk menyiasati pembuatan gambar frame-by-frame. Bayangkan seandainya kalau masih dibuat dengan cara tradisional. Tampaknya yang menggambar bakal sering melakukan tweening karena banyaknya angle yang harus dibuat.
Dari segi cerita juga lumayan menarik, tidak terlalu berat seperti Evangelion atau Code Geass. Namun bukan berarti ini cerita komedi. Kisah cinta segitiga antara Alto, Ranka dan Shirley. Sedikit bumbu dan juga intrik politik. Untungnya politik ini tidak seruwet serial Gundam. Berhubung saya orang yang tidak terlalu suka menonton dan mendengar hal-hal yang berbau politik. Porsi action juga lumayan banyak dan inilah yang paling saya nanti karena CG yang ditampilkan benar-benar keren.
Dirilis 2007, mungkin saya yang telat mereviewnya. Buat para “bandwidth killer” mungkin sudah mendapatkan semua episodenya di IDWS. Tapi saya baru meminjam DivX-nya kemarin Sabtu 08/11. Saya lahap habis pada hari Minggu. Toh cuma 25 episode.
from:ahonxxx.multiply.com

0 comments:
Posting Komentar